Berlayar ke Dunia Maya ala Kurnia Marina

Berlayar ke Dunia Maya ala Kurnia Marina
Bukan hanya surfing di web, kapal fiber pun bisa berlayar di dunia maya. Kurnia Marina berhasil melakukannya. Menjual dan berkomunikasi dengan banyak pihak melalui situsnya. Banyak hal yang dijaring selama pelayarannya itu. Termasuk pendapatan nyata.
Mempunyai perusahaan kapal fiber sendiri adalah salah satu cita-cita Lies Kurnia, saat menjalankan tugasnya sebagai seorang direktur utama sebuah galangan kapal. Kebebasan untuk mengelola dan menjalankan sebuah perusahaan menjadi alasan utamanya untuk beralih menjadi pengusaha.
Akhir tahun 2009, Kurnia Marina lahir. Kelahirannya ditandai dengan peluncuran web dan company profile di kurniamarina.com. Kami menjadi salah satu bidannya, dengan membantu merumuskan logo dan desain website. Selain website, kami mengenalkan Kurnia Marina di dunia internet. Keberadaan Kurnia Marina di Internet dengan website itu sebagai pernyataan de facto perusahaan ini ada, sembari dilakukan proses hukum pengesahan perusahaan.  Pertimbangan lain keberadaan situs kurniamarina.com adalah calon pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga diperlukan media yang cepat, sebarannya luas  dan tidak menguras banyak biaya.
Sebab sebagai perusahaan baru, Kurnia Marina membutuhkan ruang untuk dikenal. Sosial media menjadi satu jalur Kurnia Marina berlayar di dunia maya. Tidak hanya Facebook dan Twitter yang dipakai Kurnia Marina, total ada 15 saluran sosial media yang diapakai. Semuanya aktif dan mempunyai tujuan yang berbeda-beda, misal di boat.kurniaarina.com kontennya adalah proses kerja pembuatan kapal.  Contoh kapal-kapal yang di dunia dimunculkan di mim.yahoo.com/kurniamarina .
Semua aktivitas itu memasukkan Kurnia Marina ke halaman depan google. Pihak-pihak yang membutuhkan kapalpun mulai mengenal Kurnia Marina lewat internet. Hasilnya tampak, banyak orang yang menghubungi bagiam pemasaran Kurnia Marina dari seluruh Indonesia. Mayoritas mereka mengetahui  Kurnia Marina di internet. Termasuk CSR Petamina yang memesan sebuah kapal ambulans.

Comments are closed.